Apalagi Yang Bisa Dimakan?



Sore tadi, saya menyempatkan menonton berita sore, mumpung sedang ada waktu luang. Ada satu yang menjadi perhatian saya. Makanan berbahaya. Yap, makanan berbahaya. Lagi-lagi topik ini. (Makanan kok berbahaya?) Makanan yang seharusnya aman dikonsumsi, malah menjadi berbahaya untuk dikonsumsi. Ckckck... ada-ada saja. Untuk mendapatkan uang sampai membuat hal seperti ini.

Kalau diselidik, ternyata ada banyak makanan yang berbahaya di negeri kita ini. Misalnya, bakso berformalin yang dulu sempat menggegerkan. Sampai ada tahu berformalin. Ada pula ikan berformalin, ikan asin berformalin, ayam berformalin. Tenar banget nih formalin, padahal digunakan untuk mengawetkan mayat, malah digunakan untuk mengawetkan makanan. Ada juga susu bayi bermelamin (kasihan, masih kecil udah diracunin perlahan-lahan). Biar bisa dibedain mana makanan yang asli, mana yang berformalin, ciri-cirinya dijelaskan di bawah.

Ciri makanan berformalin

- Mi basah berformalin: Tidak lengket, lebih mengilap, tidak rusak sampai dua hari pada suhu kamar, dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10 derajat celsius).

- Tahu berformalin: Teksturnya terlampau keras, kenyal tetapi tidak padat. Tidak rusak sampai 3 hari dalam suhu kamar dan bisa tahan 15 hari dalam kulkas.

- Ikan berformalin: Warna insang merah tua tidak cemerlang, bukan merah segar, dan warna daging ikan putih bersih. Tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar.

- Ikan asin berformalin: Bersih cerah dan tidak berbau khas ikan asin. Tidak dihinggapi lalat di area berlalat, tidak rusak sampai lebih dari 1 bulan pada suhu 25 derajat celsius.

- Bakso berformalin: Teksturnya sangat kenyal, tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar.

- Ayam berformalin: Teksturnya kencang, tidak disukai lalat, tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar.

Ciri makanan mengandung boraks:

- Mi basah: Teksturnya kental, lebih mengilat, tidak lengket, dan tidak cepat putus.

- Bakso: Teksturnya sangat kental, warna tidak kecoklatan seperti penggunaan daging, tetapi lebih cenderung keputihan.

- Snack: Misalnya lontong, teksturnya sangat kenyal, berasa tajam, sangat gurih, dan memberikan rasa getir.

- Kerupuk: Teksturnya renyah dan bisa menimbulkan rasa getir.

Ciri makanan menggunakan pewarna rhodamin B dan methanyl yellow:

- Warnanya mencolok

- Cerah mengilap

- Warnanya tidak homogen (ada yang menggumpal)

- Ada sedikit rasa pahit

- Muncul rasa gatal di tenggorokan setelah mengonsumsinya

Sumber: forum.detik.com


Karena bakso berformalin di atas, saya malah menjauhi bakso, apalagi yang dijuar di pinggir jalan. Belum tentu aman, kan? Saya jadi beralih ke roti (kalau makan siang). Suka banget ama roti isi. Apalagi yang selai. Yummi...

Tapi, ternyata kali ini yang diberitakan sebagai makanan berbahaya adalah roti isi, roti isi selai nanas (Waduh, sampai ke makanan kesukaan saya juga!?). Beritanya kayak gini, roti yang berisi selai ini, selainya dibuat dari nanas setengah busuk (wuek!!!) ditambahin boraks, anti-basi, dan pewarna tekstil (ituloh, yang dipakai buat warnain pakaian). Hii.. Trus, dijualin di warung-warung dan jalan-jalan.

Jadi sekarang, saya harus beralih lagi. Beli roti yang original (dijuanya ditoko-toko)? kagak ada duit (alasan utama: hemat). Biasanya beli roti murahan kayak gitu. Tapi sekarang malah berbahaya. Mau makan apa sekarang kalau semua berbahaya???

1 komentar:

  1. memang mengkhawatirkan yah zaman sekarang , mau makan aja kita harus milih2,, :(
    kasihan yang masih kecil yang suka jajan,,

    info yang sangat bermanfaat :D terima kasih

Posting Komentar